2001: A Space Odyssey

October 31, 2006

Hiatus

Filed under: OPINI & BERITA

yep.. hiatus again..
but this time i dunno 4 how long.
ce u in the next century.

July 20, 2006

Design Jaket

Filed under: OPINI & BERITA

Idealnya sih dalemannya pake protektor (Elbow and Back) plus schotlite 3M utk punggung. Sedikit strip kecil pemanis dilist tangan supaya saat ber-handcode bisa terlihat dari belakang. Mnurut DepHub saat mengundang Klub2 Se-Jakarta beberapa waktu lalu, Warna Jaket Motor disarankan dengan sangat memakai warna terang (Minimal Kombinasi). Dengan maksut agar mudah terlihat saat berkendara malam hari. Namun batasan utk warna terlalu luas dan cukup membingungkan. I hope this design udah cukup memenuhi syarat tsb. ;)



Textile Material :

Cordura or Denier Series 600/900 yg paling halus seratnya. Lapisan dalam tak usah pakai dacron sintetis (spt lapisan utk slepping bag) gak masalah, jaring yg tebal cukuplah untuk gantinya. Ventilasi dengan zipper #8 dibawah lengan agak bulu ketek kering selalu. Pliss deh gak usah request waterproof utk bahan, Jaket is Jaket dan Raincoat is Raincoat. Dinegara tropis macam Indo gini gak cucok Gore-tex / Simpatex dijadiin jaket harian, kecuali you selalu ditempat basah/dingin nan lembab spt di Puncak Gede sana. Bordir sama seperti dulu lah.. hanya mungkin ditambah nama pemilik dan nama chapter yg posisinya bisa dibicarakan lebih lanjut.

Ada tambahan ide temans? silakan add di koment. Tku.

CATATAN TDG LAMPUNG

Filed under: OPINI & BERITA

=========================
LOG REPORT 14 – 16 Juli 2006
=========================

Petugas :
- Road Captain : Rio “Tyson”
- Road Officer 1 : Poy “Tabrani” (Blocker 1)
- Road Officer 2 : Deny “Bonsay” (Blocker 2)
- Safety Officer 1: Gegot “Ngacir” (Sweeper 1)
- Safety Officer 2: Pa’Yudi “Babe” (Sweeper 2)

Peserta
- Jo Febri
- Iqbal (Back-up Petugas)
- Kirman + Boncenger (Back-up Petugas)
- Tian

Total Peserta : 9 motor
Jarak tempuh : 581 Km (Total PP, Base on Spidometer gw)
*note: just catatan angin2an, jangan dibaca serius..

Slesai Kopdar Jumat Chapter Jakarta (Kalibata 14 Juli 06), ada 2 rencana TDG yg harusnya berjalan: TDG Bandung dan TDG Lampung. Hampir semua peserta kumpul kecuali Karman. Namun ternyata karna satu pertimbangan, malam itu diputuskan TDG Bandung batal. OK, TDG Lampung tetep jadi, cuma peserta TDG Bdg rada2 ogah hijrah. Ada yang belaga pilek krn besok audit (prasaan gak nyambung deh pilek sama audit?), ada yang lumpuh dompet tp maunya ke carefour terus, atau ada yg janji2 syurga mau ikut tp ternyata kagak jadi! :P

Yasutdeh, Show must go on. Rombongan berangkat jemput boncengernye Kirman dirumah Karman dulu. Gw sendiri nyusul gabung di per4an Cengkareng setelah ditemenin nunggu oleh Bro Ade dari Brontac yg sebelumnya ketemu dijalan (Thx Bro!)

Kurang lebih jam 00.30 WIB, full tim berangkat dgn speed pelan hingga agak kencang menuju Tangerang – Merak. Cuaca cerah dan jalanan lenggang sepanjang rute awal hingga rest pertama di POM Bensin Cikande. Sempat ngobrol sebentar dengan Patroli Polisi yang jg lagi nyantai. Menurut Pak Polisi, ada bbrp kecelakaan terjadi yang waktunya cukup beruntun diarea sekitar situ, kami diminta berhati2. Ya ya ya, trims infonya pak..

Kemudian lanjut lagi hingga Serang – Cilegon. Masuk pasar Cilegon hujan gerimis turun, sempat ragu utk ber”raincoat” atau terus. Namun feeling RC mengatakan untuk STOP dan mengecek kondisi masing2. Dan terjadilah sebuah kejadian aneh tapi nyata saat RC mengecek sidebag miliknya. Dengan mulut yg melongo dan mata tak berkedip, RC kita Rio Tyson berteriak “Lhah!? Per Shock gw kmanaaa..???”. Coba bayangkan sodara2, anting bawah shock sebelah kiri dengan manis menggantung menghadap kebelakang, sedangkan drat shock absorber YSS (ngakunya Kitaco) lepas dari ulir dan hanya menempel ala kadarnya. Habislah RC kita ini diguyur celaan2 yang membuat wajah hitam manis Mozambiknya langsung seputih paras Cina Kota.

Dan perbaikan pun dilakukan, perlu diacungi jempol utk keberhasilan Jo Febri dan Kirman yg dengan gigih mencari Per Shock hampir sepanjang 4km mundur kebelakang dalam kegelapan. Setelah itu, yakin dgn pemasangan baut2, kita mluncur menyeberang Merak-Bakauheni selepas adzan subuh. Sampai disini Story Off krn All Crew molor dalam Kabin Goceng yg dingiin boo..

Pukul 7.30 WIB kapal merapat di Bakauheni, Tim penjemput dari rekan2 Embrio Lampung menunggu dipintu keluar, ada Avip, Aan, Herman dan Deny. Salam dan Toast perkenalan bagi yg baru ktemu, lalu brief perjalanan mnuju Bdr Lampung. Rupanya pesisir Lampung habis diguyur hujan malam tadi dan mendung masih tersisa pagi ini. Lanjut melintas Kalianda yang sebagian ruasnya bergelombang dan sedang perbaikan, namun sisanya mulus, lebar dan lenggang.. Sempat ada BBS alias Bisikan2 Setan merayu2 RC dan RO1 memacu meggynya sampai jarum spido menunjuk 110km/jam. Itu baru RC dan RO1, coba kira2 sendiri yg dibelakang “lari” berapa.

Akhirnya kita sampai diBdr Lampung pukul 10.30, isi tengki perut di RM Banyumas dan mampir di Lap Saburai dan langsung istirahat dirumah Bro Aan (Tanjung Karang- Cmiiw). Sore hari, rencana pelaksanaan Safety Riding dibahas (namun krn satu hal, pelaksanaan SRC hanya Materi-nya saja). Sebagai pelengkap praktek SRC yg batal, setiap kali rest, kita langsung tanya jawab utk aturan main “konvoi berkendara yang baik dan aman”. Mungkin masih jauh dari kata cukup, namun HMPC melalui Tim TDG Lampung ini memang sudah bertekad mengenalkan soal Safety kepada Embrio Lampung dan Metro agar dapat bermanfaat bagi semua. Selebihnya malam itu dihabiskan utk kondangan diPekalongan, sowan ke Club atau Community yg ngebase di Alun2 Metro. Special thanks buat HTML Lampung atas traktir durennya (istilahnya tyson dicekokin ampe mabok). Hehehe.. Larut malam All Crew rest di Wisma Perhutani, (agains 2 HTLMers, thx a lot udah repot2 nyiapin penginapan dadakan!).

Esok paginya jam 11.00WIB Tim TDG pulang, kecuali Jo febri yang urgent harus duluan (tp tetep dipantau) dan Tyson masih kangen tengok ortunya. Sebelum jalan, Doa selamat dipanjatkan, bungkusan oleh2 diikat rapih dan kondisi langit cukup teduh. Perjalanan pulang relatif lancar, kecuali insiden kebut2an dengan beberapa kendaraan rally lokal yg wasting time dan sekedar bikin deg2an (Iye Bang Poy gpp kok, maklumin aje anak2 nih, sing tua and waras ngalah). Tepat pukul 21.10 WIB, rombongan pisah di Kalideres utk kembali ke rumah masing2. Puji syukur Alhamdulilah selamat sampai dirumah masing tanpa kurang satu apapun.

Khusus utk temen2 HMPC Embrio Lampung dan Metro:
Mewakili temen2 seHMPC dan Tim TDG Kmarin, gw ngucapin Makasih banyak atas respon dan sambutannya. Tetep semangat brur utk jadi Chapter HMPC. Buat Avip dan Aan.. titip dsharing ke yg lain obrolan malam itu yah. Untuk Herman, Deny, Ogi, Alvin dkk.. Yakin deh Lo semua pasti bisa gedeein Lampung!.

Bravo HMPC!

Thanks to:
1. Allah SWT atas perlindungannya.
2. Semua Chapter dan Embrio HMPC.
3. Kel. Bro Aan (utk tempat restnya, maap jd berantakan)
4. Kel. Mantannya Avip, Selamat menempuh hidup baru.
5. Metro Automotive Community (maap gak bisa sebutin satu2..)
6. HTML Lampung (Pak Edwin, Ari, Oeje dkk – kita tunggu di Jkt)
7. MMCB Banten (Juli, Gondrong, Udin dll atas suguhan teh manis dan support Balarajanya)
8. Rekan2 HMPC yg ikut melepas dan menyambut Tim TDG Lampung
9. Om Rio CP atas info Hot Zone Balaraja-Serang.
10. Pak Patroli Polisi yg ngobrol2 di POM Cikande.
11. Petugas2 Pintu Tol Balaraja atas kerjasamanya.
12. Keluarga dirumah atas supportnya.

Ps: Kurang lebihnyo, ambo mohon maap bilo ado kato2 nan kurang bakanan diatas, megapro takado duonyo!! 

February 14, 2006

Pesan Damai

Filed under: OPINI & BERITA

Atas dampak penerbitan karikatur Nabi Muhammad SAW.

Kami merasa sedih dan menyesalkan terhadap penerbitan karikatur Nabi Muhammad SAW. Namun, saat ini timbul beberapa gejolak sosial dan politik yang cukup memprihatikan di seluruh dunia sehingga menjadi bencana global. Untuk itu kami mencoba menyerukan:

1. Hentikan segala bentuk tindakan vandalis yang dilakukan oleh oknum, karena kami yakin bahwa agama apapun tidak membenarkan tindakan vandalisme. Hendaknya pihak yang terkait melakukan dialog bersama, dengan harapan kejadian ini tidak terulang kembali di kemudian hari dan semua pihak akan mendapatkan kesepakatan bersama.

2. Kebebasan pers hendaknya dilakukan dengan tidak mendiskreditkan golongan atau agama tertentu, karena kebebasan yang terlewat batas akan menimbulkan suatu tirani.

3. Hentikan segala bentuk provokasi. Hendaknya semua pihak bergandeng tangan untuk membantu menyelesaikan masalah ini.

Mari kita ciptakan kehidupan yang rukun, damai dan penuh cinta di sekitar kita.

Salam damai,

Tukang Lenong
Komunitas blogger Jakarta, Indonesia

January 12, 2006

Pajek Emisi!? Bah! Pungli lagi dah..

Filed under: OPINI & BERITA

Baca berita kompas tanggal 5 januari 2005. Mulai Februari 2006, seluruh kendaraan bermotor di Jakarta wajib menjalani uji emisi atau gas buang kendaraan. Tanda bukti lulus uji emisi menjadi salah satu persyaratan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) atau saat memperpanjang surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Ah betul2 semprul nih aturan! kenapa sih, gak dicoba utk kendaraan besar2 dulu macam bus atawa truk yg asepnye item2 ituh. Bole adu dah ama motor banyakan mana jelaga yg keluar bikin cemar jakarta. Sebelom lebaran lalu sempet gw cek emisi gratisan di senayan. Judulnye sih “Uji Emisi Anda Sebelum Mudik”. Alat2nya kumplit and petugasnya pun dari macem2 departement, at least keliatan valid deh hasilnya. Sayang, gw gak ngerti hasilnya yg bagus gimana “..ada standart yg musti dicapai supaya emisi itu bener2 terurai di udara mas..” kata yg ngetest dari BPPT. ah kentut kalee?? hehehe.


Tapi sebentar deh pak.. kok abis disetel2 gitu mongtor saya jadi gak enak yah larinya..? Biasanya ngga mbrebet gini lho pak. Sumpah. Waaah wah.. ngga klop nih antara settingan bapak sama settingan muntir andelan saya. Coba deh itu bapak yg dari dealer jakarta-tangerang.. ehm ehm..!! setting emisi gini disosialisasikan ke bengkel2 AHASS doung ah. Biar seragam hasilnya dimongtor kita2 nih. Ocre?

December 16, 2005

Kronologis Kecelakaan Erwin di Banyumas

Filed under: OPINI & BERITA

================================================
Laporan Kronologis Kecelakaan Lalu Lintas HMPC
Di Jalan Umum Desa Karang Rau, Banyumas, Jateng
Minggu, 11 Desember 2005, pukul 13:00 WIB.

================================================

Data2 kejadian:
Hari/Tanggal : 11 Desember 2005
Waktu : 13:00 WIB
Klotur : Group 2 (Start dari Kaliurang pukul 08.35 WIB)
Anggota : 14 motor Honda Megapro (termasuk 5 orang petugas)

Tempat Kejadian :
Jalan Umum Desa Karang Rau
Kec. Banyumas, Kab. Banyumas, Jawa-Tengah.
Lalu Lintas : Sepi dan Lancar
Kondisi Lokasi : Jalanan menurun agak menikung ke kiri. Aspal mulus.
Cuaca : Gerimis kecil


Korban2 :

Erwin W. Peterson, 29thn (B 4941 IU - DPK 003)
Danang Cahyono, 22thn (Pengemudi Vespa AB 6795 PA)
Sastro D Dasiran, 66thn (Pengemudi Bus AB 2730 CA)

Susunan Petugas :
Road Captain: Erwin WP
Road Officer: Poy “Skotlet” dan Rianto
Sfty Officer: Deny “Bonsay” dan Dyka Adyoso

Saksi-saksi:
- Poy “Skotlet” dan Rianto (2 blocker, posisi didepan Erwin)
- Dinno (boncenger dgn Dedy ATB, posisi persis dibelakang Erwin)

Pendahuluan:
Catatan kronologis ini dibuat berdasarkan keterangan para saksi2 dan korban2 yang berada dilokasi. Walau demikian, HMPC berusaha menjelaskan fakta dan kondisi sejelas mungkin saat kejadian, sehingga didapat penyebab musibah serta kesimpulan yg nantinya akan dievaluasi menyeluruh oleh Div Turing sbg masukan SAFETY RIDING HMPC.

Kronologi Kejadian:
Rombongan HMPC Jabodetabek dibagi 3 group, pagi itu mulai meninggalkan Kaliurang setelah mengikuti Jambore Megapro Jogjakarta menuju Jakarta. Group 1 & 2 berangkat pukul 08.35WIB dengan jeda yg tak terlalu lama, sementara Group 3 menyusul pada pukul 10.10WIB melalui rute yang berbeda. Kondisi Fisik all crew cukup baik setelah istirahat yg cukup semalam.

Perjalanan Group 2 termasuk lancar walaupun ada beberapa trouble kecil dijalan. Memasuki desa Karang Rau sekitar BUNTU, jalanan cenderung turun naik dan banyak kelokan. Hujan gerimis kecil turun menjelang lokasi kejadian. Dengan kecepatan rata2 antara 50-60 km/jam, peserta tetap menjaga jarak aman konvoi dgn formasi 1 barisan. Saat konvoi sampai dijalan menurun agak menikung ke kiri, dari arah depan melaju sebuah bus wisata penuh penumpang. Sementara itu dijalur yg searah dengan konvoi, ada satu bus besar dan sebuah vespa. Dua petugas depan, Poy dan Rianto mulai menyusul bus dan vespa tadi dengan lambaian tangan tanda rombongan akan lewat, otomatis sopir bus yang dari arah depan mulai menahan lajunya malah nyaris berhenti memberi jalan.

Dengan perkiraan sisa jarak aman, Erwin sebagai RoadCapt mencoba mendahului dengan asumsi aba2 petugas depan telah diketahui pengemudi 2 bus tadi dan si pengendara vespa. Namun saat Erwin ingin masuk ke jalur kiri, ternyata pengendara vespa menguntit dgn jarak yg terlalu dekat. Kecelakaan pun terjadi, buntut kiri belakang Megapro Erwin disundul vespa dan langsung terhempas ke seberang depan. Jalan yg menurun serta kecepatan motor saat mendahului menambah kerasnya gaya dorong. Diwaktu yg bersamaan Dinno+Boncenger menahan laju motornya mencari jarak aman kembali dibelakang bus, daripada terlalu memaksakan setelah melihat vespa didepan menguntit dekat dibelakang erwin.

Detik2 kejadian memang menjadi blindspot bagi petugas depan, dinno dan seluruh peserta dibelakang. Tubuh erwin terlempar tanpa ada yg mengetahui pasti apakah membentur vespa atau jalanan terlebih dahulu. Namun posisinya tubuhnya berhenti tergeletak dikolong bus depan dgn posisi kepala persis didepan ban. Sementara pengemudi vespa hanya terguling.

Suasana panik, warga dan anggota konvoi berlarian menolong. Namun untungnya Erwin masih dalam keadaan sadar walau menahan sakit. Dgn jelas dia memberi tahu agar jangan langsung digotong ke pinggir, tapi cari alas keras dahulu sebagai pengganti tandu. Dinno dkk yg bbrp waktu lalu ikut BLS segera menerapkan step by step pelatihannya dgn tepat. Tubuh Erwin dipinggirkan dgn hati2 menggunakan bale bambu sambil menunggu Poy yg langsung pergi mencari Ambulan dari RS terdekat. Group 1 sampai dilokasi, Rio CP cs mengatur komando penyebaran info bagi group lain dan penanganan pertama utk Erwin. Bayang2 cedera berat pada tulang belakang atau patah tulang tetap menghantui hingga akhirnya evakuasi pertama ke RSUD Banyumas dilakukan.

Polisi datang mengamankan lokasi dan mengumpulkan kendaraan yg bertabrakan. Sementara Erwin dalam penanganan UGD RSUD Banyumas, satu persatu group lain mulai berdatangan. Malam itu dengan segala upaya, Erwin terpaksa di Evakuasi ke RS Al-Hidayah yg mempunyai dokter Orthopedi terbaik di Purwokerto pada pukul 19.30. Kekhawatiran memuncak saat menunggu keputusan dokter, yaitu bisa atau tidaknya perjalanan dilanjutkan dengan ambulan menuju RSPP Jakarta sbg penanganan lebih lanjut oleh ahlinya. Akhirnya Dokter mengatakan aman utk dibawa, dan mengantisipasi segala kemungkinan yg bisa terjadi diperjalanan nanti. Tepat pukul 11 malam, Ambulans dari RS Al Hidayah meluncur menuju Jakarta dan sampai pukul 08.00 pagi. Syukur alhamdulilah, sesampainya di RSPP segera ditangani via UGD dan masuk ruang perawatan ICU A RSPP Jakarta.

Kondisi motor:
Vespa hanya lecet2 saja. Motor Erwin: Setang belipet, penahan setiga komstir patah, lampu rem belakang pecah, tangki penyok dan baret2, Box Givi E33 utuh hanya kait tatakannya patah, Footstep Bengkok (cmiiw).

Kesimpulan:
Ada banyak kesimpulan atas musibah ini, namum HMPC mencoba bersikap arif dan bijak, mengambil hikmahnya lebih dalam lagi, dgn itu maka tidak seluruhnya dapat kami release utk menghormati keadaan rekan kami, kecuali:
1. Kel Besar HMPC merasa mendapat cobaan yg sangat berat atas musibah yg terjadi ini.
2. Seluruh aspek Safety Riding di HMPC akan dibahas kembali dgn standarisasi yang jauh lebih baik.
3. Mohon doa kesembuhan utk rekan kami Erwin WP yg saat ini berangsur membaik dan sudah pindah dari ICU A ke Ruang Rawat 252 di RSPP.

Ucapan Terima Kasih:
1. Warga Desa Karang Rau, Buntu-Banyumas yg telah menolong rombongan kami dilokasi.
2. Mbak Linda dan Suami dari INDOSAT Purwokerto (Mbak.. many2 thanks!!)
3. Mas Asrul dari Mercy Pwt, (Bimo.. tlg sampaikan terimakasih kpd beliau)
4. Bro Agus dari Purwokerto Tiger Brother (PTB).
5. Dokter Iman + Perawat2 dari RS AL HIDAYAH Purwokerto (Thanks dok atas secercah harapan malam itu)
6. Pak Manto, Pak Rambat (Driver Ambulans) dan Heri (Perawat RSUD Banyumas)
7. Rekan2 JMPC (Jogja), MMCB (Banten), JMPC (Jambi), Mepsa (Salatiga) juga Klub2 lain atas doa dan simpatinya.
8. Seluruh member HMPC Chapter Jabodetabek, Bandung, Semarang dan Sidoarjo atas kekompakan dan kebersamaan dimalam itu. (Asli gw terharu men waktu denger RIO CP mimpin doa sebelum Toast bareng!!)
9. Dan seluruh pihak yg tidak dapat kami sebutkan satu persatu disini.

Semoga Tuhan YME membalas jasa mulia anda semua. Amin.
LONG LIVE & BRAVO HMPC..!!

Wass,
Mohammad Iqbal
PIC HUT HMPC dan Jambore Jogja

December 14, 2005

Touring Semarang - Jambore Jogja

Filed under: OPINI & BERITA

=============================================
Log Touring Group III (Keberangkatan)
Hut ke2 HMPC Semarang dan Jambore Megapro Jogja

=============================================

Group III
- Road Captain : Iqbal Sekum (PIC)
- Road Officer 1 : Sammy (Blocker 1)
- Road Officer 2 : Andri KG (Blocker 2)
- Safety Officer 1: Rio CP (Sweeper 1)
- Safety Officer 2: Erwin / Dhani (Sweeper 2)
- Storing : Kirman dan Tomo

Peserta :
Tito, Adrianto, Aldi, Toni “dokter”, Wannu, Widhi aka Ian, Binyo, Marno.

Kamis malam 08/12/05 pukul 20.00, satu persatu peserta mulai kumpul di Basecamp Kalibata. Hujan deras yg mengguyur Jakarta membuat beberapa peserta telat datang. Cek kendaraan satu persatu oleh Div turing, kemudian pembagian toolkit/medic kit serta pengisian DATA EMERGENCY. Lanjut briefing dan doa sambil menunggu beberapa rekan dari Depok yg belum kunjung tiba. Berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 10.10, diputuskan Group 2 (Ucil dan Karman Cs) berangkat duluan dgn personil terlambat akan masuk group 3 dan akan re-grouping kembali di Basecamp Bekasi. Dibalik wajah2 penuh semangat, terbersit kekhawatiran mengingat kemungkinan jalanan licin akibat hujan tadi.

Tak lama, personil yg telat datang. Group III berangkat dgn lambaian dan iringan kata2 hati2 dijalan dari pengantar. Masuk Kalimalang raya, Sammy (Sweeper 1) mengalami trouble karbu, Tomo dan Kirman dgn tangkas menyelesaikan masalah. Sampai diBekasi kita kumpul, Last brief kembali dgn penekanan keselamatan baik petugas/peserta. Sedikit mundur dari jadwal, Group 1, 2 dan 3 meluncur perlahan dgn pasti meninggalkan Bekasi.

Masuk Cikampek, jalanan gelap dan berlubang, Ian trouble lampu. Berhubung speed yg cukup kencang, rombongan jadi lumayan berjarak. Rombongan depan berhenti menunggu kabar, baru selesai Rio CP Sweeper1 laporan, seorang kenek mobil sayuran yg melintas teriak2 “temannya ada yg jatoooh mass..!!”. Feeling mengatakan something happen behind.. Gw coba ngecheck mundur kelokasi, dan ternyata sudah teratasi. Rombongan maju sampai lagi bertemu orang2 berteriak dari pinggir jalan, Wooi STOP!!. Ada apa lagi nih?? Kita Check dan ternyata, Erwin sweeper2 sedang mengobati luka2 dilututnya di bale2 warung. Singkat cerita, saat trouble tadi dia berusaha mengejar rombongan depan tapi naas, roda depannya tergelincir ditikungan panjang yg berpasir dan gelap. Kami bersyukur, dia tolong bbrp orang yg sedang kumpul diwarung kopi. Pfiuff.. nyaris terlewat men. Untung tanpa kerusakan berarti dimotor dan Erwin siap meluncur kembali. Thanks a lot buat bapak2 diwarung kopi. Dhani segera menggantikan posisi Erwin sebagai Sweeper. Sebelum lanjut, sempat sms masuk mengabarkan Bimo dari group 1 mengalami masalah aki jebol didepan. Spt antisipasi dr awal, duet Storing Kirman/Tomo akan menjadi “Kutu Loncat” ke group bermasalah/terakhir, segera Replace dengan Dino/Dedy ATB.

Rombongan lanjut tanpa kendala sampai azan subuh di Palimanan, kita tak mau ambil resiko krn rata2 konsentrasi mulai pecah dilanda kantuk. Kita rest ½ jam utk sholat subuh sambil nyeruput segelas kopi dan roti sbg pengganjal perut dan senam seadanya. Dirasa cukup, kmudian melaju santai diiringi hangatnya matahari yg mulai menghangatkan punggung. Target rest lagi nanti di Pekalongan untuk sarapan. Masuk kabar group 2 yg sdg menyelesaikan trouble di KUDA BESI Tegal utk Las Knalpot. Jam 09.30 tiba di RM SWIKE-Pekalongan, kita rest agak panjang, sebab perut mulai tidak mau kompromi krn cuma dijejali roti/kopi subuh tadi. Menu Soto Buntut, Ayam Goreng, Teh Manis dan lainnya dilahap ganas Bikers group 3. Setelah itu, urat2 mulai mengendur dan rileks, berbarengan hilangnya gemetar ditangan krn lapar tadi. Petugas Confirm Rute selanjutnya ditemani Bro Toto dr HMGC Pekalongan yg menjadi penunjuk jalan. Thanks bro Toto, We are Ready to Rolling.!!

Harap diperhatikan utk satu ini, Kombinasi Perut Kenyang dan Jalanan naik turun Alas Roban ternyata menghasilkan kantuk yg luar biasa!! Padahal belum ada 1 jam kita jalan dr rest terakhir. OK Stop lagi di Pom Bensin BATANG, mengguyur kepala dengan air kran agar lebih segar. Duet Blocker Sammy dan Andrie KG kabur didepan, dibawah pohon rindang mereka menunggu spt 2 sejoli. Asiiik yeeh.. leyeh2 dibawah pu’un.. mata lengkeeet. Hehehe.

Petugas2 mulai mengatur irama kecepatan, antisipasi letih dan dehidrasi menjelang Kota Kendal yg panas. Maju sedikit menjelang kota Semarang kita STOP menunggu penjemput ditepi jalan, sampai akhirnya group 2 bergabung. Setelah cukup lama menunggu penjemput dan hilangnya UCIL CaptRoad Group 2 (sholat kagak ngomong2 nih bocah), kita lanjut. Walau jarak mulai dekat, tetap konsentrasi penuh dihari jumat siang itu. Pasalnya jalur macet dan beliku2 utk sampai Base Camp HMPC Semarang. Pukul 14.45 kita sampai, dsana sudah berkumpul tamu2 HMPC dari Surabaya, Gresik, Ungaran dsb. Setelah diisi lontong sayur pengganti makan siang yg telat, kita meluncur ke Bandungan (Penginapan dan Lokasi utk HUT HMPC ke 2). Hujan dan hawa dingin menyambut, menyegarkan fisik2 yg letih ini pukul 16.30wib. Suasana langsung berubah meriah dikomplek penginapan itu, sebagian mengisi kamar2 dengan extra bed yg nyaman sekali utk BBS aka Bobo2 Sore.. hmmm..

Syukur alhamdulilah sampai.. Sekian dulu report ini, bersambung ke Laporan Kronologis Kecelakaan Erwin yg akan gw Post segera. Mohon maaf kalo ada kesalahan kata2/data, maklum pikiran dan phisik terkuras banget utk macem2.

BRAVO HMPC..!!
KEEP ROLLING AND BE BROTHERHOOD FOREVER..

Wass,
Mohammad Iqbal
Capt Road Group 3 (PIC)

December 12, 2005

2nd Anniversary HMPC

Filed under: OPINI & BERITA

===============================================
Laporan Ulang Tahun HMPC ke2 Semarang
Komp. Penginapan Kediri, Bandungan - Semarang
Sabtu-Minggu, 10-11 Desember 2005, 22.00 WIB

===============================================

Sedikit review Acara Ultah HMPC.
Puji Syukur Alhamdulilah, di Acara yg sederhana namun Khidmat, HMPC telah sampai pada usianya yg ke2. Banyak sudah waktu dan moment terlewat, hanya satu yg kita petik, Rasa Kebersamaan dan Kekompakan dalam Keluarga Besar HMPC takkan pernah lekang dimakan Usia. Kehadiran teman2 MAPRAS, MEPSA, JMPC Jombang, COMPAG dsb. menambah suasana hangat malam itu. Sepantasnyalah kami memberikan apresiasi setinggi2nya kepada klub2 lain atas hubungan baik yg telah terjalin dgn HMPC selama ini. Di acara kumpul semua Chapter ini, HMPC melalui Ketum Harry juga menyerahkan PLAKAT untuk Chapter Bandung, Sidoarjo dan Bekasi. Kemudian lanjut ke pemotongan tumpeng oleh Nopeck (Ketchap Smg) yg diserahkan kpd Ketum Harry. Setelah ditutup dgn doa bersama, kita sama2 mencicipi hidangan Nasi Tumpeng, Urap, Tahu dan Ikan Asin yg terasa nikmat sekali..

Sekali lagi, Walo semua rasa tak bisa terucap, namun dibenak seluruh HMPCers yg hadir malam itu, sangat terasa sekali bahwa Klub tercinta ini sudah Besar, dan KAMI BANGGA menjadi ANGGOTA HMPC. Utk para tamu dan anggota semua, Kel Besar HMPC, jg Chapter Semarang yg menjadi Tuan rumah, mohon dibukakan maaf bila dalam pelaksanaan HUT ke 2 ini banyak sekali kekurangan dan kealpaan. Kami berusaha yg terbaik dan maksimal utk kelancaran acara ini. Terimakasih.

BRAVO HMPC..!!
HAPPY 2nd ANNIVERSARY FOR HONDA MEGAPRO CLUB..
Keep Rolling and be Brotherhood Forever Guys..!!

===============================================
Log Touring HMPC Goes to Jambore Megapro Jogja
Sabtu-Minggu, 10-11 Desember 2005, 05.00WIB

===============================================

Susunan Petugas Konvoi :
- Road Captain 1 : Iqbal Sekum (PIC)
- Road Captain 2 : Jo Febri
- Road Officer 1 : Bule Smg (Guide)
- Road Officer 2 : Sammy (Blocker 1)
- Road Officer 3 : Poy “skotlet” (Blocker 2)
- Road Officer 4 : Bonsay (Blocker 3)
- Road Officer 5 : Karman (Blocker 4)
- Road Officer 6 : Andri KG (Blocker 5)

- Safety Officer 1: Rio CP (Sweeper 1)
- Safety Officer 2: Dhani (Sweeper 2)
- Safety Officer 3: Antok (Sweeper 3)
- Safety Officer 4: Rianto (Sweeper 4)

Tidak ada penunjukan petugas konvoi massal sebelumnya. Tapi mengingat rombongan yg berjumlah -/+ 200 motor, petugas2 group langsung berinisiatip membentuk formasi kawal 2 barisan.

Route :
Bandungan – Secang – Magelang – Blondo – Muntilan – Sleman – Yogyakarta.

Pukul 04.30 pagi, Seluruh HMPCers dan Tamu2 bersiap2 Rolling setelah Sukuran Ulang Tahun HMPC ke2 dan istirahat yg cukup. Tepat pukul 05.00, Deru motor dan kerlip hazard rombongan menandai perjalanan rombongan melalui jalan berkelak kelok menuju kota Jogjakarta. Pagi itu, segala aktifitas masyarakat terlihat sangat mengesankan. Mohon maaf ya pak, bu, dek, mas, mbakyu.. dan penumpang2 angkot.. mohon ijin numpang lewat dikota anda dan kami tidak bermaksut membuat macet seperti komo. Duet Ajibond dan Ditto sebagai cameramen dari Station MeggyTV dengan rajin turun-naik utk mngabadikan pricelles moment ini.

Incident kecil sempat terjadi, saat Bule yg menjadi Guide dapat lolos dilampu merah, namun blocker Sammy dan Poy menjadi ragu2 dgn rem mendadak stlh melihat lampu menjadi merah dan polisi yg berdiri diujung per3an diam saja. Aksi senggol menyenggol antara Sammy, Gw (CR1) dan Muis yg tepat dibelakang tak terelakkan. Untungnya tak terjadi tabrakan beruntun karena speed yg mulai pelan. Tak ada yg terluka, hanya motor gw bengkok footstep dan handgrip melintir ke bawah sedikit. Petugas kumpul utk brief ulang ttg incident tadi. Memang dibeberapa lampu merah sebelumnya, bapak2 polisi yg bertugas berbaik hati memberi prioritas kpd rombongan konvoy ini. (Kagok yak Sam.. Poy..??) hehehe.. Dengkul gw nyer2an dikit nih.

Masuk pinggir kota, rombongan tetap tertib dan rapih, barisan yg cukup panjang sedikit mengusik perhatian sebagian warga. Diselingi lambaian tangan pelajar2, mahasiswi2 (klakson otomatis bunyi kalo ketemu yg manis2), mbok2 yg ke pasar.. JOGJAKARTA HERE WE COME.. KULO NUWUN MBAH..! :D

Pukul 07.50 WIB, rombongan besar tiba di Lokasi Pembukaan Jambore. (Astra International Jl. Magelang). Bergabung kemudian Group 2 HMPC Bandung, Rekan2 MMCB / Jambi, dan Klub2 Megapro lain yg sejak semalam sudah berada di Pelataran Parkir Ambarukmo. Jogja Banjir Megapro.. Bener2 Rameee boo..

Ps: Hasil Pra-Musyawarah Nasional Megapro Indonesia akan dipost beberapa hari kedepan. Stay tune beibeh..

Wass,
Iqbal Sekum
Road Capt1

December 4, 2005

ETIKA BERMOTOR

Filed under: OPINI & BERITA

Jangan mengekor
Jangan menempel terlalu dekat dengan kendaraan di depan, Berbahaya! Kecuali Anda berniat jadi stiker yang nempel di bumper kendaraan orang lain. Motor brother akan lebih cepat dan mudah melewati kendaraan di depan kalau punya cukup ruang untuk berakselerasi sebelum masuk ke jalur berlawanan.

Antri di Lampu Merah, Belakang Garis Putih
Seringkali di persimpangan lampu merah puluhan motor bergerombol di barisan depan dan tidak sabaran. Akhirnya maju perlahan dan menunggu jauh di depan garis batas atau bahkan menerobos, mengabaikan begitu saja lampu lalu lintas yang masih menyala merah. Padahal hal ini sangat berbahaya dan seringkali memakan korban tabrakan adu kambing (muka dengan muka). Jadi antrilah dengan sabar dilampu merah, menunggu giliran jalan dan jangan lupa, dibelakang garis putih!

Sabar, Bung !
Kalau ada yang berhenti mendadak di depan kita, sabar…! Jangan langsung menendang atau meninju kendaraan itu. Lihat dulu kenapa dia berhenti mendadak. Mungkin di depan ada orang menyebrang tiba-tiba atau ada motor yang terpeleset. Kalau mobil atau motor depan tidak mengerem mungkin ada peristiwa pilu yang akan terjadi.

Kasih Jempol, Say Thanks

Biasakan berterima kasih. Ketika sebuah mobil memberi jalan atau melambat untuk membiarkan Anda lewat atau mengalah di sebuah persimpangan, tunjukkan bahwa Anda menghargainya. Berikan jempol sebagai tanda terima kasih! Bahkan walaupun Anda tidak tahu apakah mereka sengaja atau tidak. Setidaknya, berterima kasih itu gratis, tidak perlu biaya. Kalau Anda tidak mau melakukan untuk orang lain, lakukan itu untuk ibu Anda. Buat semua orang tahu kalau ibumu sukses membesarkan anak yang tahu sopan santun.

Jaga Jarak
Jagalah kelancaran lalu lintas. Jaga jarak dan berikan ruang untuk mobil yang akan masuk ke jalur searah Anda atau mobil yang akan pindah jalur (terutama mereka yang menggunakan lampu sein. Lambat laun orang-orang akan mulai merasa lega saat melihat pengendara motor, ketimbang merasa tegang.

Tolong Menolong
Cara mudah untuk mengubah image negatif menjadi positif bagi pengendara
motor adalah tawarkan bantuan pada sesama pengendara motor yang mengalami kesulitan, apalagi jika sang bikers adalah rekan komunitas bikers meski tidak satu bendera dengan kita. Paling tidak, Anda sudah sangat membantu hanya dengan menghubungi orang yang bisa membantu mereka. Malah mungkin keahlian Anda mengalahkan mekanik-mekanik yang mata duitan atau suatu hari bisa membuka bisnis ERA (Emergency Road Assistance).

Memberi Salam dengan Klakson
Bagi anda yang tergabung di komunitas Bikers, ada semacam etika mengenai salam persahabatan ketika saling bertemu di jalan. Jika bertemu rekan komunitas bikers lainnya perlambat kecepatan dan berikan salam atau minimal dengan klakson, sebagai tanda persahabatan. Lebih enak rasanya berkendara ketika kita memiliki teman seperjalanan sehingga bisa saling membantu jika ada masalah. Namun jika salam atau klakson tak dibalas, positif thinking saja mungkin klaksonnya sedang mati, atau sedang berkonsentrasi melihat gadis cantik di pinggir jalan.

Tanggung Jawab
Sejak tadi yang kita baca adalah sekedar langkah sederhana. Dasarnya, semua langkah itu adalah mengenai bermotor dengan bertanggung jawab. Diatas langkah-langkah tersebut adalah etika. Kita semua tahu, situasi di jalan raya seperti di hutan belantara. Tunjukkan bahwa sebagai salah satu Raja Belantara tersebut, kita sanggup menunjukkan sedikit terima kasih, toleransi dan menahan diri.

December 1, 2005

Safety Training lewat PC

Filed under: OPINI & BERITA

Akhir September lalu, Honda Motor Eropa meluncurkan innovasi terbarunya, RIDING SIMOLATOR. Ditunjang versi software yang lebih komplit dan mudah dioperasikan, Simolator ini ditujukan untuk seluruh dealer Honda di Eropa termasuk Pusat Training Honda di Jepang. Targetnya mulai dipasarkan akhir 2005 dimana angka penjualannya diprediksi mencapai 1000 unit.

Komponen Design Simolator ini termasuk simple, komponen seperti handlebar juga pedal2, bangku serta video monitor disatukan dalam frame ringan. Total Berat 29kg, panjang 1.575mm, lebar 568mm tinggi 923mm. Dari softwarenya bisa disimulasikan berbagai kondisi latihan termasuk kondisi berbahaya saat berkendara. Dan sebagai evaluasi, simulator ini juga bisa memprint out hasil testnya.

Setelah Eropa, Honda juga mulai memasarkannya di Australia dan Asia.

Bundled Software:
1. Deluxe type (PC or monitor not included)
2. Windows-compatible PC with a specified minimal screen resolution

• Training for Beginners: 2 courses
1. Clutch Operation practice mode
2. City Riding practice mode

• Hazard Prediction: 14 courses

1. City Riding practice mode: 10 courses
2. Touring practice mode: 4 courses
• The Riding Evaluation is available for City Riding mode only.
• All courses can simulate either manual or automatic transmission.
• Background visuals can be switched (day/night/fog).

• On-screen visuals and audio guidance are available in 8 European languages.


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here